Materi 19: Mengotomatiskan Proses Bisnis

Di materi ini, kita akan memulai proyek besar untuk Level 2. Kita akan membedah kebutuhan bisnis yang kompleks dan merancang arsitektur alur kerja yang modular, membaginya menjadi tiga bagian terpisah agar lebih mudah dikelola.

Kembalinya Nathan

Masih ingat teman kita, Nathan?

Nathan 🙋:

Halo, ini saya lagi. Manajer saya sangat terkesan dengan solusi otomatisasi pertama saya sehingga dia mempercayakan saya dengan tanggung jawab lebih besar.

Kita 🤵🏻:

Lebih banyak pekerjaan dan tanggung jawab. Selamat ya, saya rasa. Apa yang perlu Kita lakukan sekarang?

Nathan 🙋:

Saya mendapatkan akses ke semua data penjualan kami dan sekarang saya bertanggung jawab untuk membuat dua laporan: satu untuk penjualan regional dan satu untuk harga pesanan. Laporan ini didasarkan pada data dari sumber yang berbeda dan datang dalam format yang berbeda pula.

Kita 🤵🏻:

Terdengar seperti banyak pekerjaan manual, tapi ini jenis pekerjaan yang sangat cocok untuk diotomatisasi. Ayo kita lakukan!

Desain Alur Kerja (Workflow Design)

Sekarang setelah kita tahu apa yang ingin Nathan otomatisasi, mari kita buat daftar langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  1. Mengambil dan Menggabungkan Data dari semua sumber yang diperlukan (Database, API, dll).
  2. Menyortir dan Memformat data (termasuk memformat tanggal).
  3. Menulis File Biner (Membuat laporan fisik, seperti Excel/PDF).
  4. Mengirim Notifikasi menggunakan Email dan Discord.

Strategi Modular (3 Workflow Terpisah)

Kasus penggunaan ini agak kompleks. Daripada membuat satu alur kerja raksasa yang membingungkan, praktik terbaiknya adalah memecahnya menjadi tiga alur kerja terpisah:

Diagram arsitektur: 1. Data Merging, 2. Report Generation, 3. Error Monitoring.

Arsitektur sistem kita: Memisahkan tugas ke dalam alur kerja yang berbeda.

  1. Workflow 1 (Data Merging): Menggabungkan data perusahaan internal dengan informasi eksternal. Ini akan menjadi "Sub-workflow".
  2. Workflow 2 (Report Generator): Alur kerja utama yang meminta data, membuat laporan, dan mengirimkannya.
  3. Workflow 3 (Error Monitor): Alur kerja khusus untuk memantau jika ada kesalahan di Workflow 2 (seperti yang kita pelajari di Materi 18).

Prasyarat Alur Kerja

Untuk membangun sistem ini, Kita akan membutuhkan akses ke layanan berikut:

  • Airtable: Akun dan kredensial (API Key / Personal Access Token). Kita akan menggunakan ini untuk menyimpan/membaca data penjualan.
  • Google (Gmail): Akun dan kredensial OAuth2 untuk mengirim email laporan.
  • Discord: Akun dan Webhook URL (Kita sudah mendapatkan ini dari email pendaftaran kursus Level 1).
Persiapan Kredensial:
Jika Kita belum menghubungkan Gmail atau Airtable ke n8n, sekarang adalah saat yang tepat untuk menyiapkannya. Pastikan status koneksi credential di n8n sudah "Connected".

Langkah Selanjutnya

Kita sudah memiliki rencana yang matang. Di materi selanjutnya, kita akan mulai membangun bagian pertama dari sistem ini: Alur Kerja Penggabungan Data (Sub-workflow).