0%
Sales - Materi 10

From Lead to Invoice

Memahami alur kerja lengkap penjualan: Dari prosepk (Lead/Opportunity), Penawaran, hingga Faktur Lunas.

Lead to Invoice Workflow 📸 Ilustrasi: Alur CRM -> Sales -> Accounting

1. Mengubah Kontak menjadi Opportunity

Semuanya dimulai dari data pelanggan (kontak). Jika Anda melihat potensi bisnis, Anda bisa langsung mengubah kontak menjadi peluang (Opportunity).

  1. Buka formulir Kontak.
  2. Pastikan Anda dalam mode Edit (jika di Odoo versi lama, tombol Action kadang tersembunyi).
  3. Klik tombol Action > Create Opportunity (atau Grant Portal Access, dll).

Opsi ini memudahkan tim penjualan bergerak cepat tanpa harus berpindah-pindah aplikasi secara manual.

Action Create Opportunity 📸 Screenshot: Menu Action > Create Opportunity

2. Membuat Quotation dari Opportunity

Setelah Opportunity dibuat dan prospek tertarik, langkah selanjutnya adalah mengirimkan harga resmi.

  • Di dalam formulir Opportunity (CRM), terdapat tombol khusus bernama New Quotation.
  • Mengklik ini akan otomatis mengisi data pelanggan dan membawa Anda ke formulir Sales Order draft.
  • Isi produk yang diminati, harga, dan kirimkan ke pelanggan via email.
New Quotation Button 📸 Screenshot: Tombol New Quotation di CRM

3. Confirm Order & Create Invoice

Saat pelanggan setuju:

  1. Klik Confirm pada Quotation. Status berubah menjadi Sales Order.
  2. Barang akan disiapkan oleh tim gudang (Delivery).
  3. Setelah barang dikirim (atau sesuai kebijakan invoice), klik tombol Create Invoice.

Disinilah aplikasi Accounting mengambil alih. Faktur draft dibuat, menunggu validasi (Post) dan pembayaran (Register Payment) dari tim keuangan.

Invoice Process 📸 Screenshot: Tombol Create Invoice

📝 Quiz Sales Materi 10